Kesendirian hati
menerawang jauh ke dalam catatan hidup
hamparan sinetron bergayut
dalam jati diri sendiri, bersama silahturahim keluarga, teman, dan semuanya
sudah banyak catatan
tiada ditahu sampai dimana catatan tabunganku kelak,
peruntungan bisnisku kelak ataukah terpuruk merugi
tiada kutahu ya Allah
Kuserahkan semuanya pada MU
Kadang gelombang hati mencari pulau
sekedar bersandar dan istirahat
sekedar menghirup napas aneka dari suara hidup ini
kadang letih yang berusaha terhapuskan
untuk dihadirkan syukur ,,, agar lebih dicintaimu Ya Allah
Jangan lepaskan hamba ...
dalam cintaMU ,,pada diri ini
begitu banyak kesalahan dan tertatih untuk terus memelukMu
Peluk dan cintai aku ya Allah
sekalipun ada air mata dan tawa
Aku masih mensyukuri kehidupan yang kau berikan ini
Benar ya Allahh
Air mata yang mengalir karena cintaku padaMu
tawa dan senyumku juga untukMu
Untuk bisa menemuiMu kelak dalam rahmah dan cintaMU,,,
yang selalu kurindu
dalam aliran darahku ,,,,
Kesendirian ini
melahirkan puisi hati
mengembalikan masa lalu yang terlewat
sekedar melepaskan puisi hati
di malam hening ini
Makassar, 5 Juni 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar